Musafir

Gua adalah keturunan orang yang telah diusir dari rumahnya oleh Tuhannya, lalu menjadi musafir di dunia.

Dan tidaklah tujuan seorang musafir, melainkan pulang ke rumahnya.

Namun demikian, terkadang musafir lelah dalam perjalannya, lalu singgah di sebuah perkampungan.

Di perkampungan itu dia bertemu dengan orang-orang baru, bertemu dalam keadaan tidak saling mengenal.

Seiring berjalannya waktu, mereka saling menegur, bercakap, bercanda, sampai pada level seolah si musafir adalah bagian dari mereka.

Sampai akhirnya musafir ingat, bahwa ia harus pulang ke rumahnya, maka dia pun pamit kepada mereka, “Gua mau pamit, mau pulang”…

~ oleh kaptenbombay di/pada Oktober 30, 2007.

Tinggalkan Balasan